Ringkasan Singkat
Studi ini menggunakan 15 model CMIP6 resolusi tinggi untuk memproyeksikan perubahan curah hujan di wilayah Benua Maritim hingga 2100.
Pertanyaan Penelitian
Bagaimana pola curah hujan musiman dan tahunan di Benua Maritim berubah di bawah skenario pemanasan 1.5°C, 2°C, dan 4°C?
Temuan Utama
- Curah hujan tahunan rata-rata meningkat 5-15% pada skenario 2°C
- Peningkatan terbesar terjadi pada DJF (musim hujan), sementara JJA (musim kemarau) menunjukkan penurunan di Indonesia timur
- Intensitas hujan harian meningkat lebih cepat dari volume total — artinya hujan lebih jarang tetapi lebih deras
- "Dry spell" (periode kering) antara kejadian hujan menjadi lebih panjang
Implikasi Praktis
Paradoks "lebih basah tapi lebih kering" — total hujan meningkat tetapi distribusinya semakin timpang — menuntut redesign infrastruktur penampungan air dan sistem irigasi di Indonesia.