Angin monsun — yang secara harfiah berarti "musim" dalam bahasa Arab — adalah sistem sirkulasi atmosfer yang menentukan pola musim di Indonesia.
Monsun Barat (Oktober–Maret)
Selama periode ini, angin bertiup dari Asia (tekanan tinggi) menuju Australia (tekanan rendah). Angin ini membawa kelembapan tinggi dari Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan, menyebabkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Monsun Timur (April–September)
Angin berbalik dari Australia menuju Asia. Udara kering dari benua Australia mengakibatkan musim kemarau, terutama di Indonesia bagian selatan dan timur.
Variabilitas dan Ketidakpastian
Onset (awal) musim hujan bisa bergeser 2-4 minggu dari rata-rata, tergantung kondisi ENSO dan IOD. Keterlambatan atau percepatan onset monsun berdampak besar pada sektor pertanian.