Hujan es di negara tropis terdengar kontradiktif, namun fenomena ini justru terkait erat dengan konveksi kuat yang umum terjadi di wilayah tropis.
Mekanisme Pembentukan
Awan cumulonimbus dengan puncak sangat tinggi (di atas 10 km) memiliki suhu di bagian atasnya yang sangat dingin (di bawah -40°C). Butiran air yang terbawa updraft (arus naik) yang kuat membeku di ketinggian ini dan jatuh sebagai es jika ukurannya cukup besar.
Di Indonesia
Kejadian hujan es di Indonesia biasanya terjadi di daerah dataran tinggi seperti Bandung, Malang, dan Dieng. Meski tidak menyebabkan kerusakan besar, fenomena ini sering mengejutkan masyarakat setempat.
Kaitannya dengan Cuaca Ekstrem
Hujan es sering disertai angin kencang dan hujan deras, menjadikannya indikator aktivitas konveksi yang sangat intens.