Riset

Tren Curah Hujan Indonesia: Apa Kata Data 30 Tahun Terakhir?

1 menit baca
Tren Curah Hujan Indonesia: Apa Kata Data 30 Tahun Terakhir?

Data curah hujan dari jaringan stasiun BMKG selama 30 tahun (1991–2020) mengungkapkan pola perubahan yang menarik sekaligus mengkhawatirkan.

Temuan Utama

Analisis tren linier menunjukkan beberapa pola:

  1. Sumatera bagian barat: Curah hujan tahunan cenderung meningkat 2-5% per dekade
  2. Jawa bagian timur: Curah hujan musim kemarau menurun, sementara musim hujan semakin intens
  3. Nusa Tenggara: Tren penurunan curah hujan yang konsisten, terutama pada bulan-bulan transisi
  4. Kalimantan: Variabilitas antar-tahun meningkat, membuat pola musiman sulit diprediksi

Implikasi

Perubahan ini berdampak langsung pada sektor pertanian — kalender tanam yang selama ini mengikuti pola "pakem" musiman kini semakin tidak bisa diandalkan.

Keterbatasan Data

Distribusi stasiun pengamatan yang tidak merata dan ada yang terputus (missing data) menjadi tantangan dalam analisis tren. Data satelit (GPM/IMERG) mulai digunakan sebagai pelengkap.